Nama :
Sabrina Kartikawaty
NIM :
123911099
Mata kuliah :
Sejarah Peradaban Islam
TUGAS
REVIEW BUKU
Judul Buku :
Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam
Jumlah halaman :
392 halaman
Penulis :
M. Abdul Karim
Penerbit :
Pustaka Book Publisher
Tahun terbit :
2007
Rangkuman Buku Sejarah
Pemikiran dan Peradaban Islam
Kemunculan
islam dalam sejarah dunia sebagai suatu peristiwa yang unik dan ajaib. Agama
ini sejak berabad-abad. Agama ini sejak berabad-abad menyebar diberbagai belahan bumi ini guna
mempengaruhi kehidupan manusia, baik sistem sosial, ekonomi, maupun budaya
menuju tatanan yang lebih beradab. Islam tidak hanya terbatas dalam koridor
keagamaan dan transenden, tetapi juga sebagai suatu peradaban yang utuh dan
sempurna. Atas dasar itu, Islam berdiri bahkan meninggalkan suatu sistem
pemerintahan dengan Negara besar yang sangat luas, yang belum pernah terjadi
dalam sejarah umat manusia sebelumnya.
Mulai
pada era Nabi Muhammad SAW tata cara dan aturan keagamaan menjadi sempurna. Di
samping pembawa wahyu, ia juga seorang pemimpin masyarakat dan sekaligus kepala
Negara. Dalam sistem pemerintahan Nabi SAW menerapkan beberapa aturan pokok. Ia
meninggalkan tatanan masyarakat yang anti kelas, menghilangkan feodalisme, dan
kesukuan. Hal itu juga dilanjutkan Khalifah Abu Bakar maupun Umar bin Khattab.
Amat
mengherankan jika memperhatikan sejarah ekspansi Islam dalam kurun waktu yang
relatif singkat (abad ke-7 sampai abad ke-8), di mana para mujahid Islam dengan
jargon “hidup mulia atau mati syahid”, mengalahkan kekuatan Sasaniah
yang megah dan berwibawa hancur hancur ditangan mujahidin Islam dan berdiri
pemerintahan Arab di Persia.
Dalam
kekhalifahan Umayah tidak dapat bebas dari pengaruh hegemoni kekeluargaan
(monarki) dan sukuisme. Era ini sangat identik dengan pengaruh kuat dua suku
–Himyar dan Mundhar— yang saling bertikai yang pernah disatukan oleh karisma
nabi yang sejak zaman awal mula hubungan mereka seperti bagaikan air dan
minyak. Era Abassiah dikenal sebagai masa kemasan Islam, namun budaya masa itu
memulai sejak era Umayah. Pengembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan era
Abassiah adalah sangat signifikan.
Setelah
hampir bersamaan dengan periode transisi muncul tiga kerajaan besar Islam.
Safawiah, Mughal, dan Turki Usmani memainkan peran vital pada abad pertengahan
dan modern. Mulai abad ke-17 sampai abad ke-18 dunia Islam dikuasai oleh
penjajah Barat dan membagi-bagi sesama Negara Barat seperti roti. Abad ke-19
sampai abad ke-20 M. akhirnya, umat Islam berjuang dan melepaskan diri dari
penjajahan Barat namun tidak dapat keluar dari hegemoni politik licik Barat.
Sejak
Umar ibn Khattab dapat diakatakan umat Islam memasuki fase pemikiran Islam II
yang mengkompromi/melebur dalam aturan-aturan kemasyarakatan yang terdapat di
kedua wilayah tersebut tanpa tinggalkan jati diri dan ajaran-ajaran kegamaan
pokok.
Secara
umum epistemologi Islam memiliki tiga kecenderungan pemikiran yang kuat, yaitu
Bayani (sumber ilmu pengetahuan adalah wahyu, hadits atau penalaran dari teks
itu), Irfani (epistemology yang beranggapan, bahwa ilmu pengetahuan adalah
kehendak, iradah), dan Burhani (epistemology yang berpandangan, bahwa sumber
ilmu pengetahuan adalah akal).
Islam
yang datang ke Indonesia dengan penetration pacific juga mengalami
perkembangan pesat, berbanding lurus dengan apa yang terjadi pada zamannya. Di
awal kemerdekaan Indonesia, isu penting adalah melawan kekuatan penjajahan.
Pemikiran Islam yang penting untuk melawan hegemoni penjajah didapatkan oleh
para pelajar muslim Indonesia yang belajar di Mesir maupun di Eropa.
Kelebihan dari buku Sejarah
Pemikiran dan Peradaban Islam
Buku tersebut
disusun secara sistematis, sehingga memudahkan bagi para pembaca termasuk saya
yang masih mahasiswa S1. Selain itu, buku tersebut membantu mengkronologiskan dan
membentangkan benang merah sejarah kejayaan Islam di masa lampau.
Buku karya M.
Abdul Karim ini menampilkan fakta tentang perjalanan sejarah Islam. Resistensi
yang sering muncul sebagaimana sejarawan Barat mendeskriditkan Islam sama
sekali tidak Nampak (west oriented). Sebaliknya pembelaan yang menggebu
dari penulis Muslim tentang sejarah masa lalu Islam juga tidak hadir apalagi
dominan (Islam oriented). Akan tetapi keduanya dijadikan referensi pokok
yang selanjutnya dikaji sedemikian rupa, sehingga siap untuk disajikan kepada
pembaca sekalian.
Keunggulan
yang lain yaitu memadukan kajian Islam secara kronologis dengan kajian berdasar
studi kawasan. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan dalam memahami sejarah
pemikiran dan peradaban Islam. Studi Islam secara kronologis lebih focus pada
kajian peradaban. Sementara pada kajian kawasan, dikaji mengikuti perkembangan
peradabannya. Dengan memadukannya maka kajian Pemikiran dan Peradaban Islam
lebih sistematis, jelas, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kekurangan dari buku Sejarah
Pemikiran dan Peradaban Islam
Buku
karya M. Abdul Karim memiliki banyak kelebihan, namun disamping itu, ada
kekurangannya. Diantaranya, daftar isi dengan halaman yang tertera ada yang
tidak sesuai. Buku tersebut sudah lengkap isinya, sangat menambah referensi
untuk kita tentang sejarah pemikiran dan peradaban Islam. Namun, seharusnya
dalam pemikiran tokoh-tokoh tersebut dikelompokkan agar lebih
memudahkan pembaca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar